|
TOT BTL 3 untuk Kabupaten Pemantapan dan TOT BTL 2 untuk Kabupaten Inti baru saja selesai digelar dengan sukses oleh DBE3 Jawa Timur. Sepulangnya dari TOT ini, para Distrik Fasilitator tersebut akan segera melatih para guru, baik di Kabupaten Pemantapan maupun di Kabupaten Inti.
Liputan mengenai kegiatan TOT BTL 3 dan BTL 2 dapat Anda baca pada baca pada edisi kali ini, disamping tulisan lain seputar praktik pembelajaran yang baik, untuk menginspirasi menuju perubahan.
Selamat membaca.
|
Siswa SMPN 1 Tarik Kabupaten Sidoarjo berdiskusi kelompok dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
|
|
Peserta TOT BTL 3 sedang melakukan diskusi kelompok.
|
|
Gambar diatas diambil dari sesi praktek mengajar di SMPN 1 Beji Kab. Pasuruan. Tampak dua orang siswa sedang meng- amati ikan yang dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPA.
|
|
TOT BTL 3
Menuju Pembelajaran yang Bermakna
DBE3 Jawa Timur telah sukses melaksanakan TOT BTL 3. Acara yang diselenggarakan di Hotel Vanda Gardenia Trawas, Kabupaten Mojokerto tersebut, adalah tahapan dari pelaksanaan pelatihan BTL 3 yang akan dilaksanakan di kabupaten-kabupaten pemantapan.
Pelatihan yang berlangsung dari tanggal 25-29 Oktober tersebut secara umum telah berhasil dengan baik. Hal tersebut nampak pada:
1) Para peserta sudah mengaplikasikan materi yang diperoleh selama pelatihan secara terus-menerus hingga saat mereka melakukan praktik mengajar di sekolah mitra.
2) Fasilitator Nasional melakukan pendampingan per mata pelajaran dengan intensif, sehingga memperkecil terjadinya distorsi informasi.
|
Salah seorang siswa SMP 1 Purwosari Kab. Pasuruan mengemukakan pendapatnya dalam sesi praktik mengajar untuk pembelajaran Bahasa Inggris.
|
Empat sekolah mitra di Kabupaten Pasuruan terpilih sebagai tempat praktik meng- ajar, yaitu: SMP 1 Purwosari, SMP 1 Rejoso, SMP 1 Beji, dan SMP 2 Gempol. Para siswa di sekolah tersebut menyambut dengan cukup antusias terhadap materi yang diberikan.
Hal ini tampak pada refleksi yang ditulis oleh siswa setelah mereka mendapatkan materi pembelajaran. Pemilihan tema pembelajaran yang menarik dan kontekstual menjadi faktor penting yang membuat sesi praktek mengajar menjadi menyenangkan.
Selain itu, dalam TOT BTL 3 kali ini juga menyajikan sesi khusus yang dihadiri oleh kepala sekolah, pengawas serta dari unsur Diknas dan Depag. Sesi ini juga tak kalah penting, untuk membangun komitmen bersama terhadap perubahan sesuai indikator DBE3.
Pendekatan whole school approach menuntut adanya penyatuan komitmen dari semua elemen yang terkait tanpa kecuali. Dukungan bersama adalah kunci terwujudnya perubahan menuju pembelajaran yang bermakna. Tanpa itu semua, perubahan akan terasa jauh panggang dari api.
|