 |
|
| 100 Kunjungan Terakhir |
|
| |

| |
|
 |
|
 |
|
Dinas Pendidikan Kab. Dairi merencanakan untuk mendesiminasikan program DBE ke sebelas kecamatan yang ada di Kab. Dairi.
Kesimpulan Focus Group Discussion (FGD) Kab. Dairi pada Lokakarya Keberhasilan DBE dan Diseminasi Good Practices
|
|
ICT & Inovasi di SMP Negeri 1 SUMBUL
Siswa di SMP Negeri 1 Sumbul duduk dengan berbagai setting (pola) tempat duduk. Setting seperti ini membuat situasi kelas lebih menarik dan siswa lebih fokus menangkap pelajaran.
Penggunakan ICT membuat pelajaran IPS menjadi lebih sederhana, menyenangkan dan lebih mudah dipahami siswa.
Karya siswa tampak menempel di sekujur dinding kelas.
Abednego C. Togatorop (berjaket biru) tampak tersenyum ketika video dirinya muncul di dinding kelas. Dalam video itu, Abednego sedang menyampaikan pidato. Pola seperti ini sering dipraktek dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.
|
|
|
Perubahan Positif di SMP Negeri 1 Tarutung
Siswa sedang menuliskan perbedaan antara fakta dan opini pada lembaran karton yang sudah digunting.
Siswa berdiskusi dalam kelompok untuk merumuskan perbedaan antara fakta dan opini.
Dalam suasana yang menyenangkan, siswa bekerja sama dan membangun solidaritas
Siswa menggantungkan karya yang dihasilkannya di langit-langkit kelas.
Hasil karya siswa ditempel di dinding kelas. Karya ini dipajang dengan menggunakan bahan-bahan sederhana.
Guru sudah menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebelum masuk ke kelas dan melakukan pembelajaran.
|
|
" Pada tahun 2015 Dinas Pendidikan Kab. Taput merencanakan, semua sekolah di Taput sudah mengadopsi pola DBE 3. "
Ibu Drs. Mariani, M.Pd
Kadis Pendidikan Kab. Tapanuli Utara
|
|
Halaman 9
|
KABAR DBE 3 SUMUT NO. 02 OKTOBER 2009
|
|
|
 |  |