|
Mengembangkan Diri Lewat Team Teaching
Senin (14/09) ketika mentari baru gagah bersinar di Tarutung. Ibu Vanda Manurung, S.Pd dan Ibu Julita Tobing sudah tampak bersemangat di depan kelas. Mereka berdua bercakap-cakap laiknya wartawan dengan narasumbernya. Hari itu, mereka berkolaborasi dalam team teaching (tim mengajar) untuk mengampuh mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan topik etika wawancara. Ibu Manurung dan Ibu Tobing mengaku sudah mempersiapkan materi seminggu sebelumnya. Mereka terlebih dahulu melakukan diskusi dan berbagi peran. Tidak lupa pula mereka susun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebagai bahan acuan.
Menurut Kepala SMP Negeri 1 Tarutung, Bapak Drs. Dosner Sihotang, team teaching adalah program rutin di sekolahnya. Setidaknya dua kali dalam seminggu team teaching dipraktekkan. Lebih lanjut Pak Sihotang menjelaskan lewat team teaching guru bisa meningkatkan profesionalisme. ” ...team teaching memberikan kesempatan kepada guru untuk mengambil ilmu dan skill dari guru yang lain,” jelas Pak Sihotang.
Dampak positif tidak hanya dirasakan guru seperti Ibu Manurung dan Ibu Tobing. Tommi Tobing (13), siswa kelas IX juga merasakan hal yang sama. Kolaborasi Ibu Manurung dan Ibu Tobing dengan metode pembelajaran aktif (active learning), membuat suasana kelas menjadi menyenangkan. ”Sekarang kami belajar berkelompok. Dengan kelompok enak untuk berbagi ilmu. Kalau pribadi (sendirian-red) seperti kurang puas,” kata Tommi (EH/DBE3)
|
Baca Juga :
Perubahan Positif di SMP Negeri 1 Tarutung
Hal. 09
|
|
" Team teaching memberikan kesempatan kepada guru untuk mengambil ilmu dan skills dari guru yang lain… "
|
|
Bpk. Drs. Dosner Sihotang Kepala SMP Negeri 1 Tarutun
|
|
|