|
PAGI (SELASA, 25/09) cahaya merekah menyelimuti Yayasan Pendidikan SMP Bukit Cahaya Hutamanik, Sumbul, Kab. Dairi. Hari itu kami menerima pelajaran Biologi yang diajarkan Bapak Marunggun Manihuruk. Kami belajar tentang sistem reproduksi manusia. Saya senang menerima pelajaran Pak Manihuruk. Hari itu Pak Manihuruk menyampaikan pelajaran dengan tegas dan tidak monoton. Selain itu tak lupa Pak Manihuruk memberikan permainan (yang berhubungan) dengan pelajaran kami.
Bahasanya pun sederhana dan mudah dipahami. Semakin hari saya merasakan adanya perbedaan di sekolah ini. Misalnya, adanya pembentukan kelompok diskusi. Walaupun dengan sarana yang minim, seperti lab. komputer yang komputernya tidak cukup untuk kami gunakan. Atau laboratorium IPA yang tidak ada sama sekali . Tetapi kami tetap semangat untuk belajar. Selasa (25/08) sekolah kami dikunjungi staff DBE 3. Seorang diantara mereka meminta saya menjadi penerjemah dalam bahasa Inggris. Saya sangat gugup dan terbata-bata waktu itu.
|
Tapi saya tetap memberanikan diri untuk berbicara. Atas usaha itu, saya diberi sebuah pin yang isinya “HELPING OTHERS MAKES ME A HERO” (MEMBANTU ORANG LAIN MENJADIKAN SAYA SEORANG PAHLAWAN). Saya semakin senang karena merasa amat dihargai meski banyak kata yang salah saya ucapkan. Ada juga teman kami yang berani, yaitu Nurmaya Munthe. Dia dengan berani berpidato dalam bahasa Inggris di depan staff DBE 3.
Waktu itu Nurmaya menyampaikan topik penyalahgunaan narkoba. Di sekolah kami berpidato dalam bahasa Inggris sudah jadi kegiatan rutin. Nurmaya adalah satu siswa yang pernah berpidato di lapangan sekolah sewaktu upacara.
Hal-hal baru disekolah kami tidak terlepas dari upaya keras Bapak Kepala Sekolah kami, yaitu Bapak B. Turnip SH, Spd. Beliau selama ini terus menerus berupaya agar cara belajar kami lebih maju. Dan supaya kami mempunyai guru yang bisa membantu kami dalam membangun kecakapan hidup (life skill). ***
|