45 Pelatih Daerah Jadi Agen Perubahan di Sekolah
“Pelatih Daerah (District Facilitator) D B E 3 , s a y a memandangnya sebagai
asset daerah. Karena itu, kami Diknas akan memaksimalkan fungsi mereka sebagai
Guru Pandu yang mendukung peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.” Demikian kata Drs. H. Kasniadi, M.Pd, Kabid Pendidikan Dasar Dikmundora Soppeng saat berbincang dengan tim DBE3 Makassar. “Tidak lebih dari apa yang saya katakan.
Mereka, pelatih itu, menjadi agen perubahan di sekolah.” Lanjutnya penuh harap.
Jika ingin merubah seseorang, rubah diri sendiri terlebih dahulu.
Ungkapan ini memang berlaku bagi District Facilitator DBE3. Mengaplikasikan pengetahuan dan pengalaman di sekolah sendiri setelah ikut Training of Trainer menjadi tanggung jawab utama setiap pelatih DBE3. Konsensus ini juga dipantau secara periodik. Instrumen monitoring-evaluasi mengukur performa, perubahan bahkan dampak kegiatan pembelajaran yang dilakukan di sekolahnya. Di MGMP tingkat sekolah mereka emban amanat menularkan ilmunya atau melatih rekan guru sejawatnya.
Modul Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna yang diampunya juga dilatihkan di level MGMP tingkat kecamatan dan kabupaten. Tanggungjawabnya
belum berakhir seusai melatih. Ada kegiatan pendampingan di kelas mesti ditunaikan. Tujuannya adalah menguatkan penerapan pembelajaran aktif yang
didapatkan guru dari pelatihan dan lokakarya. District Facilitator yang terpilih dari kelompok guru, kepala dan pengawas sekolah ini juga terus mendorong
kelestarian program.
Mereka membantu sekolahsekolah mitra dan non mitra untuk mereplikasi program. Pelatihan guru profesional dan pembelajaran aktif terus mereka laksanakan. Hingga saat ini District Facilitator yang menyebar dilima kabupaten pengembangan (extention district) telah melatih 800 guru bidang studi Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris dari 50 sekolah mitra serta 118 guru dari lima sekolah non mitra DBE3.
Diseminasi program pelatihan ini terus berkembang mengikuti tingginya permintaan replikasi di Makassar, Pinrang, Sidrap, Soppeng, dan Palopo.
|
Foto-foto diatas, kegiatan TOT District Facilitator di Hotel Pariwisata kota Parepare dan praktek mengajar di Pinrang
|
|
PANRITA Warta Inovasi Pembelajaran di Sulawesi Selatan
|
Juli 2009
|
|