|
Berita Dari Provinsi
|
Halaman 8
|
Mengintip Gerak Nasti
Isba Fitri mengendus di antara semak belukar. Ia jongkok sehingga luput dari pandangan mata. Isba tidak bermaksud menyembunyikan diri di jam pembelajaran. Ia sedang mengamati gerak nasti pada tanaman memosa pudica.
|
Para siswa tampak serius dan asyik mengamati gerak pada tumbuhan putri malu.
|
MEMOSA PUDICA pasti terdengar asing di telinga. Karena Memosa Pudica lebih akrab dikenal sebagai Putri Malu. Tanaman berduri ini mudah ditemui di antara semak belukar. Putri Malu sepertinya bahagia bersembunyi di antara rimbunan ilalang. Ibu Znaidah Harahap, S.Pd guru IPA SMPN 1 Angkola Barat, Tapanuli Selatan, khatam soal habitat Si Putri Malu. Itu sebabnya Ibu Znaidah mengerahkan Isba dan kawannya di kelas VIII mencecar Memosa Pudica di habitat aslinya. Isba pun sigap mengarungi semak belukar demi menemukan Putri Malu. Bukan tanpa alasan Ibu Znaidah menugaskan Isba berhadapan dengan gatal-gatal sengatan ilalang.
Ibu Znaidah ingin Isba melihat gerak nasti dalam tumbuhan. Gerakan ini adalah bagian dari KD mengidentifikasi macam-macam gerak pada tumbuhan.
Isba tidak modal kosong berkutat di antara ilalang. Ibu Znaidah terlebih dahulu membekali Isba dengan sejumlah peralatan dan pertanyaan. Isba membawa jam tangan dan pulpen sebagai alat ujicoba. Isba diminta menggunakan pulpen untuk menyentuh si putri malu pada daun, tangkai, dan batang. Jam digunakan untuk mengukur reaksi putri malu setelah sentuhan itu. Tidak cuma Isba yang serius melacak Si Putri Malu.
Emil Iswandi juga tidak kalah gesit. Bersama tujuh rekannya di kelompok satu, Emil melalukan serangkaian ujicoba. Di akhir ujicoba Emil mengajukan tiga kesimpulan. Pertama, daun Putri Malu akan menguncup jika disentuh tepat pada daunnya. Kedua, tangkai daun akan layu jika disentuh. Ketiga, batang kayu akan lemas jika disentuh tepat pada bagian itu. "Setelah sepuluh menit pasca sentuhan, Putri Malu akan kembali seperti awalnya. Daun yang kuncup mengembang, tangkai yang layu akan segar kembali. Batang yang lemas akan kembali kuat seperti sedia kala," tulis Emil.
Proses ujicoba ini membuat Isba dan Emil memahami gerak nasti. Dengan percaya diri, Emil mendefenisikan gerak nasti sebagai gerak bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Walau rasa gatal dikulit cukup mengangu, tapi Isba, Emil dan kawan-kawan tetap gembira. "Sekarang kami tahu apa itu gerak nasti," tulis mereka dalam jurnal refleksi.
Gerak Fototropisme dalam Sepotong Kardus
Cika Feby Valentine punya tugas baru. Ia diminta bercocok tanam. Tapi lahan yang disediakan hanya kardus mie instant.
|
Kardus bekas yang dimanfaatkan sebagai media pembelajaran IPA.
|
CIKA, siswa kelas VII-2, diserahi tugas Magatur Boru Marpaung, S.Pd guru IPA SMPN 4 Tebing Tinggi, untuk menanam kecambah. Selama tujuh hari, Cika diminta merawat kecambah itu baik-baik. Ia dan kawan sekelompoknya harus menyiram dan memastikan si kecambah panjang umur sampai hari ke tujuh.
Cara Cika bercocok tanam terbilang unik. Ia tidak menanam kecambah di dalam tanah. Lahan yang ia gunakan hanya kardus mie instant yang sudah kosong. Peralatan yang disedikan juga unik, yaitu piring kecil, kapas, 5 butir kacang hijau, kertas karbon, dan pisau.
Usaha pertanian Cika pun dimulai. Ia meletakkan kapas di atas piring kecil. Di atas kapas itu, Cika meletakkan lima butir kacang hijau. Setelah itu piring diletakkan tepat di dalam kardus.
Setelah piring berada di dalam, Cika menutup kardus. Dua sisi kardus yang rentan disusupi cahaya, Ia tutup dengan kertas karbon. Cika mengakhiri kerja keras hari itu dengan membuat lubang berdiameter tiga centimeter. Lubang itu berada di punggung kardus.
Kardus diletakkan pada ruang yang gelap. Tanaman Cikapun siap tumbuh. Tujuh hari Cika rutin mengunjungi tanamannya. Setiap hari Ia meneteskan air secukupnya . Cika bakal tidak terima jika tanamannya mati "kehausan". Ketika hari ketujuh tiba, hati Cika berbunga-bunga. Dari sela-sela lubang kardus, Ia melihat tanaman berbatang putih dan berdaun hijau menjulur. Cika kenal betul tanaman itu. Ia menyebutnya kecambah. Kecambah itu tumbuh ke arah sinar datang.
Kecambah rupanya membantu Cika mengenali gerak tanaman. Gerakan ini dikenal sebagai Gerak Fototropisme. Gerak yang dilakukan tumbuhan menuju arah sinar yang datang. Gerak ini terangkum dalam KD mengindenti-fikasi macam-macam gerak pada tumbuhan hijau.
Akhirnya Cika tersenyum lebar. Ia mampu mengindentifikasi Gerak Fototropisme. Lewat lahan seluas kardus mie instant, Ia menemukan jawaban mengapa kecambahnya tumbuh dari sela lubang.
|
Inovasi Pendidikan: Media
Komunikasi SMP dan MTs
|
Edisi 09/Februari 2011
|
|