Inovasi Pendidikan
USAID Indonesia Inovasi Pendidikan DBE Indonesia
 HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 9
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita Utama

Halaman 3 


Narasumber provinsi mitra DBE 3:
1. Provinsi Jawa Barat:
H. Eka Sanatha,SH., MM (Kepala Kemendikpora Karawang), Dra. Hj. Elok Tri Kusumaningsih, M.Pd (Kasi Kur. Dikdas Kemendik Kota Bogor).
2. Provinsi Jawa Tengah:
Drs. Bambang Aryawan, (Kepala Dinas Pendidikan Purworejo), Mohammad Basuni (Ketua Komisi C DPRD Boyolali), Taufik Hidayat, S.Ag (Kepala MTsN 2 Kudus), Juli Eko Sarwono (Guru Matematika SMPN 19 Purworejo).
3. Provinsi Jawa Timur:
Drs. Sudibyo, M.Si (Sekretaris Bappeda Kabupaten Sidoarjo), Dra. Endang Trimeidya IN, M.Si (Sekretaris Dinas Dikpora Kabupaten Tuban), Drs. Sudjarwa (Kepala Sekolah SMPN 1 Singgahan Kabupaten Tuban), Drs. Abdul Hakim (Kasi. Kurikulum Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur).
4. Provinsi Banten:
Ir. Lia Nurlia Mahatma, M.Si (Kabid Pemerintahan dan pendidikan, Bapeda Kota Cilegon), Isomuddin, SH.,M.Pd (Kasi Mapenda Kemenag Kota Cilegon).
5. Provinsi Sulawesi Selatan:
Drs. Kasniady, M.Pd (Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng), Drs. Muslimin (Kepala SMPN 1 Tellulimpoe, Sidrap).

Berikut ini adalah catatan dari Rapat Kaji Ulang dan Perencanaan Nasional, berdasarkan paparan presentasi perwakilan provinsi mitra DBE3.

Provinsi Jawa Barat
Melakukan pendekatan rayon untuk pemerataan implementasi program DBE3; Pameran karya siswa. Pertukaran guru model; Pengembangan lembar kerja oleh guru sendiri. Kerjasama dengan perusahaan dalam pendanaan pendidikan melalui program CSR; dan penerbitan SK Dinas/Bupati untuk fasilitator daerah (DF).

Provinsi Jawa Timur
Pembentukan Tim Pengembang Mutu Pendidikan Kabupaten yang terdiri atas lintas lembaga; Penerbitan SK bersama dinas pendidikan dan Kemenag tentang tupoksi DF sehingga DF menjalankan tugas dan fungsinya tanpa keraguan; Menambah DF Berbasis Gugus; Mainstreaming (Pengarusutamaan) - LPMP menggunakan bahan dan pendekatan DBE3 - terhindar dari dikotomi (versi pemerintah dan versi DBE3); Dukungan dana dari Dinas Pendidikan dan Kemenag Propinsi untuk replikasi sehingga semakin utuh dan ada persepsi yang sama dalam program peningkatan mutu.

Provinsi Jawa Tengah
Pelatihan untuk guru non-5 mapel; Biaya partisipasi lokal untuk pengembangan program DBE3 lebih besar dari dana dari DBE3; Penambahan DF baru; DPRD menganggarkan dana untuk keberlanjutan program DBE3; Ada guru yang berkreasi dengan dana pribadi untuk keperluan pembelajaran seperti membuat film pembelajaran, buku, media sederhana dan kontekstual yang disharekan untuk para guru dan menjadi inspirasi bagi guru lain di kabupaten.

Provinsi Banten
Penganggaran dana untuk replikasi program DBE3 oleh Bappeda (khusus Cilegon); Jumlah replikasi sekolah non-mitra lebih besar dari sekolah mitra; MGMP menjadi lebih produktif; Dana untuk replikasi berasal dari perusahaan, diknas, dan kemenag; kepala sekolah menjadi motor penggerak dan motivator bagi perubahan guru secara lebih demokratis.

Provinsi Sulawesi Selatan
Penerbitan SK Bupati untuk DF agar leluasa melakukan pendampingan ke sekolah; Surat edaran Bupati kepada semua SMP/MTs untuk menerapkan pembelajaran aktif dan mendiseminasi program DBE3; Penambahan DF; Monitoring bersama (DPR, Bappeda); Kunjungan silang antar kabupaten; Ada pertemuan dengan para KS untuk menindaklanjuti hasil rapat; Ada sekolah yang menerapkan mapel berbasis laboratorium sehingga semua mapel memiliki lab (moving class); Ada dukungan dana dari setiap kabupaten untuk pengembangan program DBE3.

Pameran berbagai pencapaian program DBE3 di SMP/MTs mitra di 6 provinsi ikut menyemarakkan suasana rapat.


 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Edisi 09/Februari 2011