Inovasi Pendidikan
USAID Indonesia Inovasi Pendidikan DBE Indonesia
 HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 9
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Praktik Yang Baik

Halaman 20 


Meningkatkan Kreativitas Siswa melalui Lomba Karya Siswa

SMPN 1 Sekar Kabupaten Bojonegoro terletak 60 km selatan kota Bojonegoro, dan berada di atas bukit perbatasan dengan Saradan, Kabupaten Madiun. Sekolah terpencil ini bukan sekolah mitra DBE3. Namun sekolah ini berupaya untuk mengadopsi inovasi pembelajaran yang telah disiarkan oleh DBE3.

Memperingati hari jadinya yang ke-14, pada tanggal 5 November 2010, SMPN 1 Sekar mengadakan rangkaian kegiatan yang diusung melalui tema "Menuju Pembelajaran Inovatif". Kegiatan yang diadakan diantaranya lomba olahraga dan seni, untuk memupuk kebersamaan dan kreativitas siswa. Ada hal yang istimewa pada kegiatan ulang tahun kali ini, yaitu adanya lomba Inovasi Hasil Karya Siswa dalam bentuk Majalah Dinding (Mading) Kelas yang berisi karya siswa.

Siswa mempresentasi-kan hasil karyanya saat penilaian Lomba Karya Inovasi Pembelajaran.

Lomba ini diadakan dengan harapan siswa dapat berkarya dan menjadikan mading sebagai sumber belajar. "Acara semacam ini perlu dikembangkan dan diagendakan setiap tahun. Khususnya untuk lomba Inovasi Hasil Karya, nantinya akan dibuat tidak hanya untuk kalangan siswa tetapi juga untuk para guru agar mereka semakin kreatif dan inovatif dalam pembelajaran. Gerakan melakukan inovasi pembelajaran berbiaya rendah yang dimotori oleh Kepala Sekolah telah didukung sepenuhnya oleh seluruh warga sekolah juga komite dan meskipun baru dirintis selama 10 bulan hasilnya telah ada dan dibuktikan dengan adanya berbagai karya siswa," papar Wakasek Ahmad Juliono selaku ketua panitia.

Jika dilihat dari hasil karya anak yang dipajang di setiap kelas dan album karya anak yang dilombakan, kita bisa menilai bahwa apabila diberi fasilitas dan stimulus, siswa SMPN 1 Sekar bisa menjadi sangat kreatif. Karya siswa yang dilombakan sangat bervariasi, mulai dari maket sekolah (Matematika, materi kesebangunan), peta konsep (IPS), tokoh pewayangan (Bhs. Daerah) dan lain-lainnya. Meskipun upaya meningkatkan kreativitas siswa ini baru dirintis sejak beberapa bulan yang lalu, namun perubahan yang terjadi cukup signifikan.

Active Learning dan Student-Centered Learning serta Contextual Teaching and Learning (CTL) yang selama ini sering didengar dan diketahui melalui wacana, kini benar-benar telah diterapkan di semua kelas. Para guru SMPN 1 Sekar juga mempunyai kepekaan yang sangat tinggi terhadap kemajuan pendidikan dibidang IT. Hal tersebut ditandai dengan 90% guru telah memiliki laptop sebagai sarana pembelajaran.


Semangat Ber-CTL

RUANG Kelas SMPN 4 Tebing Tinggi Sumatera Utara ini tampak berbeda. Seluruh meja belajar diset membentuk kelompok. Model pengaturannya juga beragam. Ada yang bergentuk segi empat, leter "U" maupun leter "L". Selain itu, guru secara aktif mempraktikan CTL dalam lima mata pelajaran pokok.

Menurut Syafril Purba, S.Pd banyak perubahan positif yang dirasakan setelah guru mempraktikan CTL. Siswa lebih menikmati pembelajaran. Penjelasan Pak Purba diamini Ester Widi Hastuti, siswa kelas VII-1. Menurut Ester. model pembelajaran yang sekarang membuatnya lebih mudah menyerap pelajaran. Ester merasakan kemudahan itu karena pembelajaran memberikannya kesempatan untuk melakukan ragam uji coba."Kami sekarang banyak praktik," terang Ester. Hal serupa diungkapkan Rahel Sinuraya, siswa kelas VII-2.

Rahel mencontohkan topik Pythagoras yang ia pelajari terasa lebih gampang dipahami karena adanya media. Potongan kertas yang disedikan guru, membuat Rahel lebih mudah paham. Pak Purba berkomitmen mempraktikkan CTL secara utuh. Komitmen itu, ia tujukan dengan memfasilitas penyediaan media pembelajara."Kami mengganti biaya guru, jika membuat media sendiri," tukas Pak Purba.

Hasil ujicoba siswa dalam topik gerak fototropisme tumbuhan.

Guru memfasilitasi proses belajar siswa sebagai fasilitator.

Menggunakan media sederhana dalam belajar matematika.

Rahel Sinuraya

Siswa berfoto di depan mading kelas yang memuat karya siswa.


Inovasi Pendidikan diterbitkan oleh DBE3 dan didanai oleh USAID untuk mendokumentasikan dan menyebarkan inovasi serta praktik-praktik yang baik yang terkait dengan pendidikan dasar. Jika anda ingin berkontribusi, silakan kirim artikel berikut foto ke thutabarat@savechildren.org.