Inovasi Pendidikan
USAID Indonesia Inovasi Pendidikan DBE Indonesia
 HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 9
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita Dari Provinsi

Halaman 14 


MTs NU Al-Hidayah Kudus Menyongsong Perubahan sebagai Budaya

MTs NU Al Hidayah merupakan salah satu madrasah mitra lama DBE3 di Kabupaten Kudus. Sekolah ini terletak di desa Getas Srabi sekitar 10 KM dari kota Kudus. Mulai bergabung sejak tahun 2006 sampai sekarang, madrasah ini sudah menerapkan pembelajaran bermakna secara menyeluruh. Hal ini bisa dilihat dari pengaturan tempat duduk sampai dengan papan pajangan yang semarak dengan hasil karya siswa. Selain itu madrasah ini juga dilengkapi dengan laboratorium bahasa, IPA, Komputer, dan Agama.

Noor Azis, S.Ag, Kepala MTs NU Al Hidayah menyadari betul bahwa perubahan dalam pembelajaran yang telah dicapai oleh madrasah tidak akan langgeng apabila tidak ada upaya untuk membudayakannya. Pak Noor begitu beliau biasa disapa, menuturkan bahwa madrasah telah berupaya untuk mengembangkan program-program yang mendukung guru dalam melakukan pengembangan dan perubahan di kelas dengan menganggarkannya di RKAM .

Dalam penyusunan RKAM, madrasah melibatkan kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, kesiswaan dan sarpras, guru, serta komite sekolah. Seluruh RKAM disusun berdasarkan analisis kebutuhan yang diusulkan oleh guru. Sebagai contoh, usulan untuk melakukan replikasi BTL2 bagi guru non 5 mata pelajaran utama langsung dianggarkan dan telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2010. Upaya ini dilakukan agar kegiatan belajar semakin baik.

1. Para siswa memanfaatkan hasil karya yang dipajangkan sebagai sumber belajar. Karya-karya ini bisa dilihat di tiap kelas.
2. Media pembelajaran di madrasah dihasilkan oleh guru-guru dan didukung pembiayaanya oleh madrasah
3. Ladang dan hutan yang ada di sekitar MTs NU Al Hidayah digunakan sebagai tempat pembelajaran



Perekrutan Fasilitator Daerah Baru Wujud Komitmen Daerah

KABUPATEN pengembangan (extension districts) Purworejo, Karanganyar, Boyolali, Kudus dan Grobogan sebenarnya telah mempunyai 15 Fasilitator Daerah (DF). Banyaknya SMP/MTs non mitra yang tertarik untuk mereplikasi program DBE3, dan kuatnya komitmen Pemerintah Daerah (Dinas Pendidikan, DPRD, Bappeda, Kankemenag) dari lima kabupaten tersebut untuk melanjutkan dan mengembangkan program DBE3, maka penambahan DF perlu dilakukan.

Untuk itu Dinas Pendidikan dan Kantor Kemenag masing-masing kabupaten, dengan dibantu staf DBE3, telah menambah sekitar 10-15 orang DF melalui serangkaian kegiatan perekrutan seperti seleksi administrasi dan wawancara. DF baru yang terpilih ini, sebelumnya telah mendapatkan pelatihan BTL (Better Teaching and Learning) 2 dan 3. Direncanakan program pengembangan ini mulai berjalan pada tahun 2011-2012 dan dibiayai melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Para DF baru ini telah mendapatkan pelatihan Menjadi Fasilitator Yang Efektif (Becoming an Effective Facilitator) di bulan Oktober dan November 2010. Pelatihan ini digelar untuk melatih para guru dari lima mapel (Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS).


 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Edisi 09/Februari 2011