|
Berita Dari Provinsi
|
Halaman 13
|
Keju pun Dapat Dibuat Balok dan Kubus untuk
Memahamkan Konsep Massa Jenis
BANYAK keajaiban di alam memunculkan pertanyaan, "Mengapa hal tersebut bisa terjadi?" Beberapa di antara pertanyaan tersebut adalah:
(1). Mengapa minyak dan air tidak dapat bercampur.
(2). Apa yang menyebabkan perahu yang besar dan berisi muatan sangat banyak dapat terapung di dalam air?
Jawaban atas dua pertanyaan di atas dapat digunakan untuk membuka pemikiran anak konsep massa jenis suatu zat. Demikian ungkap Subroto, S.Pd, M.Pd, guru IPA Fisika SMPN 1 Jatinom Klaten, ketika melakukan real teaching di MTs N Klaten bersama Pak Nurhadi guru IPA SMP 1 Tahunan Jepara.
|
Siswa bekerjasama menyiapkan bahan-bahan praktik mata pelajaran IPA. Tampak pada gambar mereka sedang mengukur volume air
|
Dengan penuh semangat Pak Broto siap memulai pelajaran hari itu. Membuka pelajaran tak lupa ia mengucapkan, "Assalamu 'alaikum Wr.Wb. Good Morning Class. How are you today? Anyone absent today?" Kemudian 2 gelas ukur yang masing-masing berisi air dan minyak diperlihatkan kepada siswa. "Apa yang akan terjadi jika minyak dan air ini kita jadikan satu wadah?" Jawaban pun spontan terlempar dari beberapa siswa meskipun belum betul semuanya. "Tahukah kamu mengapa kapal yang berisi banyak muatan dapat terapung-terapung?" tanya Pak Broto kepada siswanya.
|
Pak Broto mendampingi kelompok sedang melakukan pengamatan mengapa ketika air dan minyak dicampur minyak akan berada di atas
|
Untuk lebih memahami hal-hal yang berkaitan dengan konsep massa jenis, maka kelas dibagi ke dalam enam kelompok dan masing-masing kelompok dipandu dengan Lembar Kerja Siswa tentang urutan dan langkah menentukan massa jenis suatu zat. Bahan-bahan yang digunakan telah disediakan siswa dari rumah. Setiap kelompok mendapatkan tugas menentukan massa jenis dua benda. Satu benda memiliki bentuk teratur dan satu benda memiliki bentuk tidak teratur. Benda yang bentuknya teratur terdiri atas beberapa jenis, yaitu balok besi dari potongan magnet, kubus dan balok dari keju.
Sedangkan benda yang bentuknya tidak teratur terdiri kerikil, minyak goreng, dan air. Kegiatan praktikum berjalan dengan lancar. Setiap siswa bekerja sesuai tugas masing-masing. Ada yang menimbang, mengukur volume, dan menghitung massa jenis dengan membagi massa dan volume, serta ada yang mencatat data hasil percobaan untuk dibuat laporan. Pak Broto berkeliling di setiap kelompok untuk berdiskusi dengan siswa atas kegiatan yang dilakukan. Begitu asyiknya siswa bekerja sampai waktu pun berjalan begitu cepat. Akhirnya, tibalah giliran siswa untuk mempresentasikan hasil percobaan mereka
Dari hasil presentasi setiap kelompok dapat diperoleh beberapa data:
(A) Benda atau zat yang sama meskipun bentuk dan ukuran yang berbeda memiliki massa jenis yang sama.
(B) Benda atau zat yang berlainan jenis memiliki massa jenis yang berbeda.
Dan dari data tersebut didapatkan kesimpulan bahwa satu benda dengan benda yang lain dapat dibedakan dengan mengetahui massa jenis masing-masing zat. Siswa mengetahui ternyata ketika minyak dan air dicampur minyak berada di atas karena adanya perbedaan massa jenis. Berdasarkan pemahaman itulah siswa mengetahui mengapa kapal dapat terapung dalam air.
Tepuk tangan menggema di kelas sebagai penghargaan pada kelompok terbaik dalam melaksanakan percobaan, hasil, dan presentasi. Bel panjang terdengar sebagai tanda waktu habis. Pak Broto tak lupa menutup pelajaran " Ok Class, time is up. Thanks' for your attention. See you next time and Assalamu'alaikum Wr.Wb".
|
Siswa sedang menimbang keju yang akan digunakan untuk menentukan massa jenis dengan bentuk teratur
|
|
Inovasi Pendidikan: Media
Komunikasi SMP dan MTs
|
Edisi 09/Februari 2011
|
|