Inovasi Pendidikan
USAID Indonesia Inovasi Pendidikan DBE Indonesia
 HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 8
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita dari Provinsi

Halaman 6 


Sumatera - Utara

Dari Lokal Menuju Internasional
Visi Internasional SMPN 3 Sibolga, Sumatera Utara

Muhammad Yazid, S.Pd, MAP DITA MANULLANG, siswa IX-C berdiri tegak di depan kelas. Dihadapan rekan sekelas, ia menyampaikan pengalaman hidupnya. "...I want telling you about my life," tukas Dita. Dita tidak pernah kursus bahasa Inggris. Ia hanya belajar bahasa Inggris di sekolah. Tapi Dita mampu bertestimoni lebih dari lima menit dalam bahasa negeri Ratu Elisabeth itu. Dita cuma satu dari ratusan siswa SMPN 3 Sibolga yang cakap berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Lewat kegiatan English Morning (EM), sekolah mendorong siswa berani berbicara dalam bahasa asing. Setiap minggu, siswa bergilir berpidato di halaman sekolah.

EM digagas tiga bulan lalu. Awalnya EM dilakukan oleh guru. Secara terjadwal, guru bergantian berpidato. Guru didorong menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris. Setelah dipraktikan sebulan, EM berlanjut pada siswa. Mereka diminta berpidato. Mereka juga dibebaskan memilih topik. Seperti Risty Rahma Chaniago, siswi IX-A, ia memilih dampak positif bagi pelajar sebagai topik pidatonya. Menurut Kepala Sekolah, Muhammad Yazid, S.Pd, MAP EM bertujuan membudayakan bahasa Inggris. Proses pembudayaan ini tidak terlepas dari visi Pak Yazid membawa SMPN 3 Sibolga menjadi sekolah bertaraf internasional.

Kemitraan

Selain mengembangkan kebiasan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, Pak Yazid juga membenahi infrastruktur sekolah. Lewat kemitraan dengan orang tua dan masyarakat, Pak Yazid berhasil mengumpulkan dana untuk memulai kelas internasional. Kelas internasional angkatan pertama mendapat dukungan dari Bank Indonesia (BI). Sedangkan angkatan kedua, mendapat dukungan dari PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Dukungan didapatkan melalui program CSR (Coorporate Social Responsibilty). Menurut Pak Yazid, dukungan dari pihak ketiga (masyarakat dan swasta) tidak mudah. Perusahan menuntut adanya jaminan kualitas." Mereka menuntut ada prestasi yang konstan yang diraih SMPN 3 Sibolga," tukasnya.

PBM

Lewat dukungan DBE3, proses belajar mengajar (PBM) semakin berkembang di SMPN 3 Sibolga. PBM menjadi menyenangkan dan siswa lebih kreatif. "Pengaruh DBE3 sangat besar," jelas Pak Yazid. Menurut Pak Yazid, model PBM dengan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) mendukung visi internasional SMPN 3. Model ini membuat ruang kelas lebih bersemangat dan gembira.



Keterangan Foto:

  1. Karya siswa dipajangkan di majalah dinding sekolah.
  2. Siswa bekerja dalam berkelompok.
  3. Dita Manullang memberi testimoni dalam bahasa Inggris dengan tajuk My Life.
  4. Karya siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Karya ini mewakili komentar siswa atas berita media massa dalam topik mengungkapkan pikiran, perasaan dan informasi dalam bentuk komentar dan laporan rupanya tidak selamanya berbentuk kalimat.


 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Edisi 08/November 2010