Inovasi Pendidikan
USAID Indonesia Inovasi Pendidikan DBE Indonesia
 HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 8
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita Dari Provinsi

Halaman 12 


Jawa Tengah


Siswa asyik bermain peran dalam aktivitas jual dalam mempelajari aljabar dalam aritmatika pemecahan masalah sosial sederhana.

Pasar Kaget di MTs N Klego

BELAJAR matematika siswa tidak perlu tegang. Salah satunya bisa dilihat di MTs N Klego Kabupaten Boyolali pasca replikasi modul BTL2 bersama dengan MTsN Temon dan MTs N Sambi. Pembelajaran Matemaitika dilakukan dengan aktivitas jual-beli untuk mempelajari tentang aljabar dalam aritmatika pemecahan masalah sosial. Banon Sri Haryati,S.Pd-guru matematika membuka pelajaran dengan brainstorming tentang kegiatan jual beli yang pernah dilakukan oleh para siswa.

Untuk mengkongkretkan pemahaman siswa tentang materi yang dipelajari guru meminta siswa untuk bermain peran. Siswa dibagi menjadi 3 kelompok, kelompok 1 berperan sebagai penjual/pemilik toko (terdiri dari 4 orang masing-masing siswa mempunyai barang dagangan yang berbeda), kelompok 2 dan 3 didapuk menjadi pembeli.

Kelompok pemilik toko memeriksa jumlah barang dengan daftar barang yang diberikan oleh guru.

Kemudian guru membagikan daftar harga dasar dan harga jual bagi pemilik toko, sedangkan kelompok pembeli diberikan uang mainan sebagai modal untuk membeli. Sebelum permainan dimulai guru membacakan aturan main bagi ketiga kelompok, yaitu kelompok pemilik toko harus berusaha untuk mendapatkan keuntungan maksimal sedangkan kelompok pembeli harus menawar barang semurah mungkin.

Permainan jual-beli dipraktikan selama 20 menit dengan bimbingan guru. Usai jual beli, kelompok 1 bertugas untuk merekap hasil penjualannya per unit dan keseluruhan. Sedangkan kelompok 2 dan 3 dibagikan daftar harga dasar dan harga jual untuk mengetahui apakah barang yang mereka beli terlalu mahal atau masuk dalam kategori murah. Di akhir pembelajaran setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mengenai persentase untung dan rugi dari barang per unit, hasil sebagaian, dan hasil keseluruhan.

Guru mendampingi para siswa untuk menentukan persentase untung dan rugi dari barang-barang yang telah terjual. Salah seorang siswa berkomentar bahwa dengan kegiatan yang sudah dilaksanakannya menginspirasi dirinya untuk mencoba berjualan karena sudah bisa menentukan persentase keuntungan yang sesuai dari harga dasar barang sehingga meminimalisir kerugian.

 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Edisi 8/November 2010