|
Berita Dari Provinsi
|
Halaman 8
|
Utusan Gedung Putih Terkesan
dengan Pembelajaran di SMPN 8 Bogor
|
Seorang siswa sedang mengajari siswa lain cara mengukur luas sudut segitiga melalui potongan kertas segitiga.
|
LIHAT! Luar biasa. Siswa yang sudah mengerti duluan, langsung mengajari siswa lain yang belum mengerti. Ini proses peer teaching yang mengasyikkan. Demikian seru Mrs. Alberts saat melihat siswa SMPN 8 Kota Bogor tengah belajar Matematika. Ia merasa kagum dengan cara siswa belajar aktif dan bahkan saling-mengajari satu sama lain. Dr. Bruce Alberts dan isteri, staf khusus pemerintah AS bidang ilmu pengetahuan, berkunjung ke SMPN 8 Kota Bogor (17/05).
Mereka bersama rombongan menyaksikan langsung proses belajar-mengajar di sekolah mitra DBE3 ini. Mereka secara khusus menyaksikan pembelajaran IPA dan Matematika, ruang laboratorium ICT, dan pajangan karya siswa.
Ini pasti sedang belajar mengukur getaran ya, ujar Mr. Alberts ketika memasuki ruang kelas IPA-Fisika. Saat itu tampak para siswa sedang menggunakan bandul sebagai media belajar. Pada setiap kelompok, salah seorang siswa naik kursi dan memegang tali bandul untuk kemudian diayunkan. Siswa lain mengamati ayunan bandul dan mencatat data amatannya.
Di kelas IPA-biologi, keduanya mengajukan sejumlah pertanyaan kepada siswa yang tengah melakukan percobaan fotosintesis. Siswa dengan percaya diri menjelaskan proses eksperimen yang mereka lakukan. Kami mengamati gas yang terbentuk sebagai hasil fotosintesis. Kami juga memperhatikan 3 faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis, jelas salah seorang siswa. Para siswa juga tampak berdiskusi dalam kelompoknya untuk menjawab pertanyaan dalam Lembar Kerja sejalan dengan hasil pengamatan masing-masing.
|
Dr. dan Mrs. Alberts saat mengamati proses pembelajaran di SMPN 8 Bogor.
|
Selain menghargai karya siswa yang terpajang di setiap kelas, Mr. dan Mrs. Alberts juga menyatakan kekagumannya pada SMPN 8 tentang Dinding Pengetahuan. Pak Alberts yang juga seorang doktor dalam bidang rekayasa genetika ini, merasa salut dengan inisiatif SMPN 8 untuk memanfaatkan tembok sekolah sebagai sumber belajar. Memang, pada tembok-tembok sekolah ini terpajang rumus-rumus IPA, Matematika, dan berbagai istilah keilmuan. Termasuk di salah satu tembok terpampang proses ilmiah mengenai rekayasa genetika berupa kloning, suatu hal yang tentu saja amat menarik bagi Mr. dan Mrs. Alberts, yang seorang ahli genetika.
Showcase DBE3 di Garut
Inspirasi Kebangkitan Dunia Belajar
TEPAT di Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2010, Garut menyelenggarakan Showcase DBE3, sebagai tindak lanjut dari pelatihan sebelumnya. Pada acara ini mereka juga menggelar lokakarya, kunjungan sekolah, dan pameran karya siswa dan guru. Lokakarya menampilkan siswa, guru, kepala sekolah, dan pelatih sebagai pembicara. Kunjungan dilakukan ke SMPN 5 dan MTs Al-Rahmah. Pameran melibatkan sepuluh stand yang menyajikan karya siswa dan guru, serta model lingkungan belajar di sepuluh sekolah mitra DBE3 di Garut. Showcase diselenggarakan sebagai upaya mendorong guru/peserta pelatihan untuk menerapkan hasil pelatihan.
|
Stand setiap sekolah tampak begitu semarak dengan karya-karya pilihan. Ini merupakan bukti bahwa sekolah mitra DBE3 bekerja keras mengaplikasikan pembelajaran aktif. Pengunjung pameran tampak antusias menyimak sajian pameran dari satu stand ke stand lainnya. Sejumlah siswa tengah asyik membaca Mitra Didaktika dan Inovasi Pendidikan.
|
|
Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs
|
Edisi 07/Agustus 2010
|
|