Monitoring di Sekolah Mitra Menunjukkan Hasil yang Mengesankan
|
Hasil monitoring yang dilakukan pada sekolah mitra DBE3 pada bulan Februari dan Maret 2010 menunjukkan kemajuan yang sangat jelas di hampir semua indikator dibandingkan dengan tahun sebelumnya, apalagi kalau dibandingkan dengan sekolah yang belum pernah mengikuti program DBE3.
|
MONITORING tersebut dilakukan di 156 sekolah dari seluruhnya 250 sekolah mitra di 25 kabupaten pemantapan (extension district). Indikator untuk sekolah-sekolah di kabupaten pemantapan dibagi menjadi tiga bagian, yang berhubungan dengan (a) pembelajaran, (b) prestasi siswa, dan (c) manajemen sekolah dan pengembangan profesional guru.
Ringkasan masing-masing indikator (a) dan (c) di samping dibagi menjadi tiga bagian, (1) keadaan dari 156 sekolah mitra pada monitoring tahun 2010; (2) keadaan dari 156 sekolah mitra pada monitoring tahun 2009; (3) keadaan dari 20 sekolah pembanding yang belum mengikuti program DBE3.
a) Pembelajaran
Grafik 1 menunjukkan hasil dari tiga indikator yang berkaitan dengan pembelajaran. Ada peningkatan yang sangat jelas antara tahun 2009 dan 2010 dalam hal kegiatan guru, lingkungan kelas, kegiatan siswa. Sekolah pembanding hampir tidak menunjukkan adanya indikator tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa sekolah-sekolah mitra telah mencapai 90% pada semua indikator. Hasil ini mencerminkan hasil pelatihan guru telah difokuskan pada indikator monitoring ini.
b) Prestasi Siswa
DBE3 melaksanakan penilaian dengan menggunakan sampel sebanyak 54 sekolah menggunakan tes yang lebih berfokus pada kecakapan siswa. Tes dilaksanakan di sekolah-sekolah yang sama pada tahun 2009 dan 2010 tersebut. Grafik 2 menunjukkan peningkatan yang cukup besar pada nilai tes rata-rata secara keseluruhan. Analisis data dari tes individual menunjukkan bahwa pada semua kelompok – laki-laki, perempuan, SMP, MTs, sekolah negeri dan swasta – terlihat peningkatan nilai yang substansial pada setiap tes.
Grafik 2: Hasil Penilaian Belajar Siswa 2009-2010
|
Ringkasan Indikator Monitoring
Kegiatan Guru :
- Guru mendorong interaksi antar siswa.
- Guru memberikan tugas yang menantang dan bervariasi(diskusi, percobaan, pemecahan masalah dsb).
- Guru melakukan penilaian formatif.
Kegiatan Siswa :
- Kegiatan siswa bervariasi termasuk kerja kooperatif, memecahkan masalah, percobaan dsb.
- Siswa mengungkapkan pemikirannya sendiri secara lisan dan tulisan.
- Siswa menggunakan media yang bervariasi.
|
|
|
Lingkungan Kelas :
- Siswa duduk dan bekerja dalam kelompok.
- Ada pajangan hasil karya siswa.
- Sumber belajar lebih beragam (media, lingkungan).
Kepemimpinan Kepala Sekolah :
- Mendorong perubahan.
- Menunjang pengembangan profesional guru.
Pengelolaan & Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah
Pengembangan Profesional Melalui MGMP :
- Penyusunan program untuk menunjang perubahan.
- Merancang kegiatan yang menarik dan praktis.
- Mendorong perubahan di kelas.
|
|
|
Inovasi Pendidikan: Media
Komunikasi SMP dan MTs
|
Edisi 07/Agustus 2010
|
|