Inovasi Pendidikan
USAID Indonesia Inovasi Pendidikan DBE Indonesia
 HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 6
  
 Berita & Artikel
  
 Informasi Baru
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita Dari Provinsi

Halaman 7 


Sumatera Utara

Belajar Menyenangkan di SMPN 11 Binjai

Saya Pindi Seprilla. Bersekolah di SMP Negeri 11 Binjai dan duduk di kelas IX-1. Lewat tulisan ini saya hendak membagi proses belajar yang terjadi di sekolah kami.

SUDAH 3 tahun saya mengenyam pendidikan di SMPN 11 Binjai. Setahun belakangan banyak perubahan yang terjadi di sini. Salah satunya adalah proses belajar mengajar. Di sekolah kami, belajar sekarang menjadi menyenangkan. Dulu tidak seperti itu. Sewaktu saya duduk di kelas VII, kami belajar dengan cara umum, duduk berbaris. Namun sekarang seiring waktu, cara kami belajar berubah. Sekarang kami duduk berkelompok, lebih sering berdiskusi, dan kami merasa lebih bebas.

Saya menyukai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dari dulu saya sudah suka, tetapi sekarang saya makin keranjingan dengan pelajaran itu. Yang membuat saya bisa begitu, karena kami tidak lagi terus menerus belajar teori. Sekarang kami sudah mengadakan praktik di luar kelas. Jadi kami bisa mengetahui langsung apa yang ada di alam.

Bagi saya, mengerjakan soal-soal latihan dari guru secara individu, itu agak susah. Susahnya karena kita bekerja sendiri. Tapi sekarang, karena kami duduk berkelompok, kami bisa menjawab soal bersama-sama. Jadi latihan yang diberikan guru terasa lebih ringan.

Suatu ketika, kami diminta mempresentasikan hasil diskusi. Kami bekerja keras membuat presentasi itu sebaik– baiknya. Kami membagi-bagi tugas agar gampang. Ketika saat presentasi tiba, kami sukses melakukannya. Saya girang minta ampun. Itulah keuntungan dari belajar berkelompok.

Belajar berkelompok juga tidak mudah. Kadang dua atau tiga orang saja yang berkontribusi dalam kelompok. Tapi ini tantangan, kami harus kreatif untuk mengatasinya.

Siswa SMPN 11 Binjai melakukan uji coba di laboratorium untuk menguji tekanan panas. Praktik IPA seperti ini membantu siswa untuk lebih mudah memahami pelajaran IPA.

Lebih Mudah Mengerjakan Soal

Liana Zahara (13) itu nama saya. Sekarang saya belajar di SMP Negeri 2 Binjai. Saat menulis cerita ini, saya tengah menyiapkan diri menghadapi final kompetisi matematika PASIAD se-Indonesia.

MENGIKUTI kompetisi bukan perkara gampang bagi saya. Selain banyak pesaing, soal-soal yang disajikan juga beragam. Tidak mudah untuk mengerjakannya. Ini benar-benar kompetisi yang ketat. Saya cukup tertolong dalam persiapan. Metode pembelajaran yang dijalankan di sekolah, banyak membantu saya. Di sekolah kami belajar secara berkelompok. Dalam kelompok kami dibiasakan untuk bertukar pendapat. Perbedaan pendapat hal yang biasa. Kami bisa menerima itu dengan baik.

Hal yang menyenangkan dalam belajar berkelompok, kami bisa berbagi pengetahuan. Soal-soal matematika yang rumit, misalnya, bisa kami selesaikan bersama-sama. Jika saya kurang mengerti cara menyelesaikan salah satu soal, saya bisa tertanya kepada kawan saya yang lebih paham. Dia akan membantu saya untuk mengerjakannya. Cara dia menjelaskan juga lebih sederhana dan lebih cepat saya mengerti. Begitu pula sebaliknya, jika saya yang lebih mengerti maka saya akan membantunya.

Cara belajar di sekolah kami memang berbeda. Hubungan kami dengan guru terasa lebih dekat. Kami diizikan untuk menyampaikan pendapat. Ruang kelas kami juga tampak berbeda. Banyak karya kami yang menempel di sekujur dinding kelas. Situasi belajar kami itu membuat saya lebih nyaman mempersiapkan diri. Saya pun lebih percaya diri untuk menghadapai kompetisi. Semoga saya berhasil!!!

 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Edisi 6/Mei 2010