|
Kepala LPMP Sumut:
DBE3 Menjawab Presiden
PENDIDIKAN bermutu menuntut guru mampu menggunakan berbagai metode pembelajaran yang tepat di dalam kelas. Namun kenyataan menunjukkan hal yang berbeda. Masih banyak guru yang hanya mengandalkan metode ceramah. Sehingga siswa menjadi pasif, tidak kreatif dan cepat jenuh.
Hal tersebut dikatakan Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Utara, Drs. Mahdi Ibrahim, MM saat membuka Training of Trainers (ToT) Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna 3 (Better Teaching and Learning/BTL3) yang diselenggarakan oleh DBE3 Sumatera Utara. ToT ini digelar pada tanggal 2-6 November 2009 di Asean International Hotel, Medan.
Metodologi pendidikan yang dikembangkan dan dilatihkan oleh DBE 3 adalah jawaban atas harapan Presiden SBY
Drs. Mahdi Ibrahim, MM
"Tanpa persiapan yang matang, guru berdiri di depan kelas hanya sekedar melaksanakan tugasnya saja. Sedangkan murid menerima pelajaran tanpa memberi respon, sehingga pembelajaran hanya berlangsung satu arah. Oleh karenanya sudah menjadi kewajiban bagi setiap guru untuk merubah hal ini dengan terus belajar, melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif sehingga menjadi guru yang profesional," tegasnya.
Menyinggung kritik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenai metodologi pendidikan, pak Mahdi mengatakan bahwa metodologi pendidikan yang dikembangkan dan diajarkan DBE3 adalah jawaban atas harapan Presiden SBY untuk mendorong pembelajaran yang mampu menjadikan siswa aktif, kreatif, dan inovatif. Pak Mahdi menyebut LPMP akan segera menyurati Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota agar memberdayakan para guru peserta ToT ini agar segera menjadi fasilitator/instruktur dalam KKG/MGMP yang difasilitasi Depdiknas melalui LPMP Sumut.
|