HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 4
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita Dari Provinsi

Halaman 9 


Jawa Timur

Membantu Kesulitan Guru melalui Pendampingan

Suasana pertemuan antara distrik fasilitator dengan guru-guru MGMP untuk membahas kegiatan pendampingan tindak lanjut pelatihan BTL 2.

Guru seringkali mengalami kesulitan dalam menerapkan hal-hal yang telah dipelajari selama pelatihan. Situasi dan kondisi pelatihan seringkali berbeda dengan situasi dan kondisi kelas. Untuk itulah, saat ini para fasilitator daerah DBE 3 mulai aktif melakukan pendampingan pasca pelatihan terutama dalam mendampingi guru dalam merealisasikan hasil pelatihan di dalam kelas. Fasilitator secara aktif mendampingi guru agar mampu “membumikan” yang telah dipelajari selama pelatihan ke dalam pembelajaran.

Seperti yang dilakukan para distrik fasilitator (DF) di Kabupaten Tuban. Prosesnya diawali dengan kegiatan koordinasi antar distrik fasilitator dan dihadiri oleh 14 DF (18/8). Dalam pertemuan ini dibahas beberapa agenda yang bersifat teknis berkaitan dengan kegiatan pendampingan. Strategi pendampingan yang diterapkan adalah melalui MGMP yang dibagi dalam tiga kluster, setelah itu pendampingan akan berlanjut di masing-masing sekolah.

Pada pertemuan dengan MGMP di kluster 1 yang bertempat di SMPN 1 Merakurak, setelah para peserta menerima alur pendampingan, mereka melanjutkannya dengan membuat jadwal pendampingan, diskusi membahas silabus dan RPP serta diskusi seputar masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Hal yang kurang lebih sama juga dilakukan pada pertemuan di kluster 2 dan kluster 3.

Pasuruan Siapkan 3 Siklus Pendampingan

Pasca pelatihan BTL 2 Kabupaten Pasuruan menstimulasi MGMP sekolah untuk melakukan berbagai aktivitas yang bertujuan menciptakan pembelajaran bermakna. Para DF di Kabupaten Pasuruan menyepakati proses pendampingan 10 sekolah mitra dibagi 3 kluster dan dilaksanakan dalam 3 siklus.

Guru dan distrik fasilitator melakukan refleksi usai pembelajaran di kelas, menemukan ide-ide

Siklus 1 DF memimpin pertemuan MGMP untuk guru sekolah mitra. Pada pertemuan itu para guru membuat persiapan mengajar untuk menerapkan yang diperoleh dalam pelatihan. DF membuat kesepakatan dengan peserta MGMP kapan mereka berkunjung ke sekolah untuk melihat pelaksanaan pembelajaran yang sudah disiapkan di MGMP. Pada Siklus 2, fasilitator daerah berkunjung ke sekolah sesuai kesepakatan untuk menyaksikan pembelajaran yang disiapkan.

Pada Siklus ke 3 mereka berefleksi tentang pembelajaran yang telah didampingi. Para guru membawa hasil karya siswa dari pembelajaran yang diamati. Berdiskusi tentang hasil karya siswa, keberhasilan, dan masalah yang dihadapi. Kegiatan refleksi dilanjutkan dengan persiapan mengajar sebagai persiapan untuk putaran pendampingan berikutnya.

Implementasi pembelajaran kontekstual yang mendorong siswa belajar aktif dapat membudaya di sekolah melalui kegiatan MGMP, para guru dapat saling berbagi tentang praktik pengajaran terbaik.


“Strategi pendampingan yang diterapkan adalah melalui MGMP yang dibagi dalam tiga buah kluster, setelah itu pendampingan akan berlanjut di masing-masing sekolah”


 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Nomor 04/November 2009