HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE EDISI 2
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita Dari Provinsi

Halaman 10 


  Jawa Barat-Banten

  Murid-Murid Saya Menyukainya!

NAMA saya Ilis Nurajizah. Saya adalah guru di MTs Al-Ahliyah Bakanmaja, Kotabaru, Karawang, Jawa Barat. Saya beruntung bisa ikut serta dalam program pelatihan yang diselenggarakan oleh DBE3 karena program tersebut sangat membantu meningkatkan kualitas mengajar saya.

Saya merasa bahwa pelatihan tersebut menarik dan berguna. Saya tidak merasa bosan sama sekali dalam mengikutinya. Pelatihan ini membuat saya berpikir: jika fasilitator di pelatihan tersebut bisa membuat para peserta betah dalam proses belajar, mengapa kita sebagai guru tidak bisa melakukan hal yang sama ke siswa? Jawabannya adalah bisa!

Saya telah menerapkan metoda yang saya dapatkan dari pelatihan dan saya mengamati bahwa murid-murid saya menyukainya. Mereka menjadi lebih antusias dan perhatian. Mereka menyukai metoda-metoda belajar yang saya gunakan di kelas. Saya sendiri pun lebih menikmati proses mengajar.

Suatu ketika ada kolega yang mengeluh ke saya tentang murid-muridnya yang gaduh. Dia mengatakan, “Tenggorokan saya sampai sakit karena harus berbicara keras ke siswa saya. Mengajar mereka sangat melelahkan.” Lalu saya menjawab bahwa saya pernah mengalami hal yang sama.

Saya menyarankan agar ia tidak mengajar dengan cara menceramahi Jawa Barat-Banten mereka tetapi dengan memberi tugas. Para siswa harus mengerjakan tugas tersebut

Ibu Ilis

Ibu Ilis bersama siswanya pada suatu acara di sekolah

di kelompok kecil. Cara ini ternyata berhasil. Menurut pendapat saya, banyak guru yang ikut serta dalam pelatihan DBE3 telah berhasil menerapkan ilmu yang mereka peroleh.

Mereka bisa membuat siswanya lebih bersemangat dalam belajar. Hal ini terjadi karena metoda yang mereka dapatkan dalam pelatihan sangat berguna dan aplikatif. Di Karawang masih banyak guru memerlukan pelatihan DBE3.

Karenanya kami memerlukan replikasi pelatihan tersebut. Menurut saya, hal ini bisa dilakukan jika semua pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah, mendukungnya.

Sebagai seorang guru yang pernah ikut serta dalam pelatihan DBE3, saya akan terus bekerja sebaik mungkin untuk menerapkannya di kelas.

(Diadaptasi dari artikel yang ditulis oleh Ibu Ilis Nurajizah).

Jawa Tengah

Guru dan Penjual Bakso

JULI Edi Sarwono adalah guru Matematika SMPN 19 Purworejo. Pak Eko, begitu dia biasa dipanggil, adalah sosok yang sangat sederhana. Namun dari kesederhanaannya, kita dapat belajar banyak hal. Di sela-sela kesibukannya sebagai guru, pak Eko juga berdagang bakso di lingkungan tempat tinggalnya.

Sepulang mengajar, beliau berjualan bakso dari pukul 16.00 sampai sekitar pukul 23.00 WIB. Meskipun sibuk, pak Eko tidak pernah menelantarkan anak didiknya, bahkan dia termasuk salah satu guru SMPN 19 yang paling kreatif. Salah satu bukti kreativitasnya adalah pajangan di kelas.

Pak Eko

Pak Eko Guru Matematika sedang berada dikelas

Ia membuat pajangan tersebut dan dipajangkan beberapa hari di dalam kelas. Pemajangan dilakukan relatif singkat karena ruangan kelas tersebut juga digunakan oleh guru lainnya. Pajangan yang sudah dilepas dari dinding kelas,

disusunnya kembali pada buku besar, seperti terlihat di samping ini. Selain itu, pak Eko juga masih sempat membuat bank soal untuk siswa-siswa kelas sembilan yang akan menghadapi ujian akhir nasional.

Tidak hanya itu, ketika mengajar pada jam-jam akhir sekolah, pak Eko tidak jarang mengajak siswanya belajar di halaman sekolah. Hal ini dilakukan agar siswa tidak bosan dan jenuh. Hasilnya ternyata tidak mengecewakan.

Sebagian besar siswanya mendapat nilai yang bagus dalam UN. Satu orang siswa mendapatkan nilai sempurna. Apa yang dilakukan pak Eko, menurut pengakuannya, merupakan penerapan dari hasil pelatihan modul dasar DBE3 yang diikutinya beberapa waktu lalu.

Pajangan kelas yang dibuat pak Eko disimpan dalam buku. Siswa dan guru bisa melihat dan meminjamnya untuk digunakan pada proses belajar


 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Nomor 02/April 2009