|
Berita Dari Provinsi
|
Halaman 15
|
SMPN 2 Tanjunganom, Nganjuk
Menjadikan Siswa sebagai Pusat Pembelajaran
|
SMPN 2 Tanjunganom sudah merubah pembelajarannya menjadi kooperatif agar siswa menjadi lebih kreatif dan aktif dalam mengikuti pelajaran.
|
Sejak bermitra dengan DBE3, banyak sudah perubahan yang terlihat di SMPN 2 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Perlahan namun pasti, perubahan itu mulai menampakkan wujudnya. Dari perubahan fisik, tempat duduk siswa sudah berubah menjadi berkelompok. Kelas pun sekarang sudah semarak dengan pajangan hasil karya siswa. Hasil dari kegiatan pembelajaran siswa tak lupa disimpan dalam map yang digantung di dinding kelas, sehingga perkembangan siswa dapat terpantau.
Pada saat proses belajar mengajar, terlihat para guru telah mengajukan pertanyaan tingkat tinggi. Menurut sebagian siswa yang ditemui, dengan adanya perubahan ini, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Dengan model pembelajaran aktif seperti ini, mereka dapat lebih leluasa mengemukakan ide-ide mereka dengan bebas, tanpa merasa takut. Perubahan ini jelas bukan hasil kerja perseorangan, melainkan membutuhkan komitmen bersama dari seluruh unsur di sekolah. Kepala sekolah juga telah berkomitmen untuk mengalokasikan biaya dalam anggaran sekolah guna mendukung peningkatan mutu pembelajaran.
Selain perubahan diatas, menurut Kepala Sekolah SMPN 2 Tanjunganom, Drs. Soedjono, ada perubahan lain yang juga positif. Setelah sekolah mengaplikasikan model pembelajaran ala DBE3, guru-guru makin inovatif dalam menyampaikan materi ajar, sehingga kegiatan belajar mengajar di kelas menjadi lebih menarik. Disamping itu, guru-guru di sekolah ini juga sudah mengaplikasikan pemanfaatan media pembelajaran yang murah, sederhana dan kontekstual serta mengintegrasikan TIK dalam menunjang proses pembelajaran di kelas.
Mengajarkan Siswa Berperilaku Baik lewat Good Manner Book
TERINSPIRASI oleh salah satu buku yang di hibahkan oleh DBE3 kepada SMN 1 Camplong, Bu Diah Wulansari guru bahasa Inggris mengajak siswanya untuk memproduksi buku hasil karya mereka sendiri. GOOD MANNER BOOK adalah tema yang di angkat dalam pembelajaran yang saat itu difasilitasinya.
Pertama-tama guru memberikan beberapa contoh kalimat yang mengarah pada tingkah laku yang baik (brush your teeth before sleeping, use your right hand when you're eating, turn off the light when you sleep, etc). Kemudian siswa diajak untuk menemukan tingkah laku yang baik yang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari dan mencoba menterjemahkannya dalam bahasa inggris.
|
Buku Good Manner hasil karya siswa (Gambar 1 dan 2). Siswa sedang membuat buku Good Manner (Gambar3).
|
Menantang siswa untuk menggunakan media bahan bekas, karton atau kertas dan koran bekas sebagai bahan dasar mereka untuk produksi, buku pertama mereka benar-benar merupakan karya yang luar biasa. Banyak juga pelajaran baru yang mereka dapatkan dari sesama teman karena setiap siswa disarankan untuk menghasilkan GOOD MANNER yang tidak sama satu dengan lainnya.
|
Inovasi Pendidikan: Media
Komunikasi SMP dan MTs
|
Edisi 11/September 2011
|
|