Inovasi Pendidikan
USAID Indonesia Inovasi Pendidikan DBE Indonesia
 HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 10
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita dari Provinsi

Halaman 6 


Salah satu siswa menunjukkan salah satu kata kunci dalam merangkai puzzle untuk menemukan sejarah Hindu dan Budha.

ramai karena tiap kelompok tidak mau kalah.Setelah mendapatkan kata-kata kunci, siswa kemudian mengurutkannya. Satu persatu arti dari kata-kata itu mereka cari dan tuliskan pada kertas yang dibuat menarik. Kumpulan kata-kata itu kemudian mereka tuliskan pada kertas besar. Saya meminta perwakilan kelompok untuk melakukan presentasi.

Setelah selesai presentasi, saya memberikan siswa tugas lanjutan. Mereka saya minta menjawab sejumlah pertanyaan sebagai tugas di rumah. Saya cukup senang karena metode yang saya persiapkan bisa dipraktikkan dengan baik.Pembelajaran berlangsung efektif dan menyenangkan. Dengan menggunakan puzzle, siswa lebih tertantang untuk menemukan kata-kata kunci. Mereka juga mampu menerangkan dengan baik arti dari kata-kata itu.

Mencari Sejarah Hindu dan Budha Lewat Puzzle

Hindu dan Budha adalah bagian sejarah Indonesia. Dua agama tua ini sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Keduanya tidak saja meninggalkan jejak sejarah tetapi juga kebudayaan yang memperkaya Indonesia.

KAMIS (27/4) saya mengampu KD 5.1: mendeskripsikan perkembangan masyarakat, kebudayaan dan pemerintahan pada masa Hindu-Budha serta peninggalan-peninggalannya. Kali ini topik ini saya ampu dengan menggunakan model pembelajaran world square. Saya memotivasi siswa dengan mengajukan pertanyaan menantang: pernahkah kamu dengar kata-kta Hindu-Buhda? Apa maksudnya? Dan Kapankah Hindu-Budha itu berkembang di Indonesia? untuk membantu siswa, saya menempelkan pada sebuah kertas besar benda-benda peninggalan sejarah Hindu-Budha seperti candi.

Seluruh anggota kelompok tampak serius memecahkan masaalah di kelompoknya.

Saya memberikan penjelasan singkat tentang sejarah Hindu-Budha. Saya kemudian memberikan puzzle kepada siswa. Puzzle itu berisi kata-kata kunci tentang topik yang saya ampuh. Saya meminta siswa mencari kata-kata kunci itu dan menuliskan artinya. Siswa bekerja secara berkelompok. Saya meminta mereka berkompetisi antar kelompok. Kompetisi membuat siswa bergegas bekerja. Mereka mencari dengan teliti satu persatu kata kunci. Mereka mencoba mencari kata-kata itu dengan menyilang, lurus atau menghubungkan tiap huruf dari atas ke bawah. Suasana menjadi

 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Edisi 10/Mei 2011