|
Berita Dari Provinsi
|
Halaman 19
|
|
Siswa merancang alat dalam pembelajaran IPA, menyimulasikan aplikasi perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari.
|
Menganalisis Perubahan Energi
Pak Sudirman, guru IPA kelas VIII SMP Negeri 1 Ma’rang, Pangkep menuturkan pengalamannya memfasilitasi pembelajaran IPA yang Bermakna.
PEMBELAJARAN ini saya rancang untuk memotivasi siswa mengaitkan materi pelajaran tentang energi dengan kebutuhan dan kondisi kehidupan sekitar mereka. Saya mengembangkan Kompetensi Dasar 5.3. Menjelaskan hubungan bentuk energi dan perubahannya, perinsip usaha dan energi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan yang ingin saya capai antara lain: memampukan mereka menemukan bentuk-bentuk energi lalu mengaplikasikan konsep energi dan perubahannya dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk mengukur efektifitas dan produktifitas pembelajaran, saya memfasilitasi mereka belajar kooperatif untuk menyelesaikan masalah. Inti pembelajaran meliputi: Pertama, dalam enam kelompok, mereka menyelesaikan masalah melalui experimen sederhana merancang alat. Karena itu, saya memberikannya 6 LK yang berbeda, yakni:
Kelompok Maxwell: Rancanglah alat yang dapat dipakai mengembangkan obyek wisata yang berbasis kepulaun. Kelompok ini menciptakan produk Perahu. Alat yang disediakan: baterai,dinamo, kabel, saklar, bekas gelas plastik, sterafoam, pipet, isolasi dan lem fox.
Kelompok Joule: Rancanglah sebuah alat yang dapat membebaskan kamu dari udara panas dalam suatu ruangan. Kelompok ini menciptakan Kipas Angin. Baterai, dinamo, kabel, saklar, bekas gelas plastik, sterafoam, isolasi.
Kelompok Newton: Rancanglah alat yang dapat membantu kamu mengatasi kegelapan jika belajar di malam hari. Kelompok ini merakit intalasi listrik untuk menyalakan balon lampu. Alat yang disediakan: Baterei, kabel, balon lampu, bambu ut stand baterai, saklar, solatif, keras kado.
Kelompok Ampere: Rancanglah alat yang dapat kamu pakai untuk memberi dekorasi dan penerangan suatu stand pameran. Kelompok ini merakit instalasi listrik lampu hias. Alat yang disediakan: Baterai, , kabel, saklar, bekas gelas plastik, isolasi dan lem fox, kayu bekas stick es krim
Kelompok Lorenz: Buatlah sebuah alat yang dapat kamu pakai mengelililingi pulau-pulau yand di Pangkep. Kelompok ini membuat Perahu. Alat yang disediakan: baterai,dinamo, kabel, saklar, bekas gelas plastik, sterafoam, pipet, isolasi dan lem fox.
Kelompok Galileo: Rancanglah alat yang dapat kamu pakai membuat jus buah dengan cepat. Kelompok ini merancang Blender sederhana. Alat yang disediakan: baterai,dinamo, kabel, saklar, bekas botol mineral, sterafoam, potongan seng, dan isolasi.
Kedua, presentasi hasil karya. Pada tahap ini mereka mengidentifikasi bentuk-bentuk energi yang ditemukan dari produk yang mereka buat lalu menjelaskan perubahanya. Di sini saya fasilitasi mereka berdiskusi atas perubahan energi yang ditemukan. Misalnya, kelompok Maxwell menjelaskan adanya tiga energi yang diidentifikasi, dan perubahannya dari energi kimia ke energi listrik lalu ke energi gerak.
Ketiga, siswa membuat laporan hasil percobaan dan langkah-langkah mereka merancang alat untuk mengatasi masalahnya. Pada tahap ini, mereka tidak hanya menunjukkan kemampuannya untuk mendeskripsikan hasil karyanya, tapi mereka juga menyatakan kesenangannya mengikuti pembelajaran ini.
|
Alat yang telah berhasil dirancang kemudian dipresentasikan cara kerjanya.
|
|
Inovasi Pendidikan: Media
Komunikasi SMP dan MTs
|
Edisi 10/Mei 2011
|
|