HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE EDISI 1
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita Provinsi

Halaman 14 


  Sulawesi Selatan

  Koordinasi DBE3 dan Pemerintah Kabupaten di Sul-Sel

Untuk melibatkan pemerintah dalam berpartisipasi pada program replikasi, DBE3 Sulawesi Utara menggelar pertemuan dengan para tokoh kunci seperti Bupati, Sekda, dan Kepala Bappeda. Pertemuan ini diadakan pada antara tanggal 10-12 Desember 2008 di sembilan kabupaten target seperti Pangkep, Sidrap, Pinrang, Jeneponto, Soppeng, Luwu, Palopo, Enrekang, and Makassar.

Secara umum pertemuan berlangsung dengan efektif dan produktif. Semua kabupaten menunjukkan keinginan untuk bekerjasama dengan DBE3 untuk program replikasi dan peningkatan mutu pendidikan. Pemerintah kabupaten

Pangkep menyatakan keinginannya untuk membiayai beberapa program pelatihan DBE3. Di Sidrap pemerintah akan membantu 10% dari dana operasional DBE3 dan di Pinrang pemerintah kabupaten menyatakan akan memberikan anggaran untuk replikasi program DBE3.

Untuk kabupaten yang lain, walaupun belum ada kepastian mengenai bentuk bantuan, sudah bisa dipastikan bahwa mereka ingin bekerjasama dengan tim DBE3. Kerjasama ini adlaah bagian dari upaya DBE3 Sulawesi Selatan untuk memastikan keberlangsungan program.

Drs. Ruslan, M.Sc

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pinrang, Drs. Ruslan, M.Sc, sedang mempersiapkan draft dokumen yang menyatakan keinginan Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk mendukung program DBE3

  

  Kunjungan USAID ke Jeneponto

Melanjuti kunjungan USAID-DBE ke Pangkep, Sulsel, tim USAID meneruskan kunjungannya ke Jeneponto pada 5 November 2008 untuk melihat implementasi DBE. Diantara sekolah yang dikunjungi adalah MTsN Binamu Jeneponto yang juga adalah sekolah mitra DBE3. Tim USAID menyempatkan untuk melihat proses belajar dan berdiskusi dengan guru-guru dan kepala sekolah.

Menurut salah satu guru, Nuraeda, MTsN Binamu telah menggunakan toolkit pencegahan DO pada program konseling. Hasilnya cukup menggembirakan karena guru bisa melibatkan siswa dalam

mengatasi masalah putus sekolah. Pada diskusi lanjutan, pihak sekolah berharap agar USAID bisa membantu menyediakan alat IT dan koneksi internet.

Untuk membantu siswa membangun keterampilan mereka, MTsN Binamu menyediakan kolam ikan yang digunakan oleh siswa untuk memelihara ikan. Siswa yang tinggal di asrama bisa menghasilkan uang dari memelihara ikan ini. Philip Tjakranata dari USAID mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif ini, dan berharap hal ini bisa dikembangkan menjadi lebih besar.

Bpk. Phillip Tjakranata (USAID)

Bpk. Phillip Tjakranata (USAID) sedang berdiskusi dengan H. Madjid (Kepala Sekolah) dan Bpk. Irfan (guru) dari MTsN Binamu Jeneponto


Tidak seorangpun bisa menjadi guru yang baik kecuali dia memiliki kecintaan yang mendalam terhadap muridnya dan keinginan sejati untuk memberikan apa yang dipercayainya sebagai sesuatu yang bernilai.

Bertrand Russell